PRINGSEWU (ISN) – Pesan tegas disampaikan Tim Satgas Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan Mabes TNI-AD saat turun langsung ke Kecamatan Ambarawa. “Jaga yang hijau, jangan sampai jadi abu,”
Penyuluhan itu digelar di Balai Pekon Ambarawa Induk, Senin 31 Agustus 2026. Hadir Ketua Tim Laksma TNI Iwan Kuswanto beserta 4 perwira TNI lainnya. Turut hadir Camat Ambarawa Anton Dwi Wahyono, Danramil, Kapolsek, para kepala pekon, Babinsa, tokoh masyarakat hingga pelajar.
Camat Ambarawa Anton Dwi Wahyono membuka acara dengan ajakan kolaboratif. Ia menyebut karhutla bukan hanya urusan TNI-Polri.
“Karhutla merusak lingkungan, bikin sesak napas, lumpuhkan ekonomi. Ini tanggung jawab kita bersama. Jangan bakar lahan sembarangan. Lihat api kecil, langsung lapor,” tegasnya.
Laksma TNI Iwan Kuswanto mengaku lega setelah melihat langsung kondisi Pringsewu dan Tanggamus.
“Alhamdulillah. Dari atas masih hijau, subur, asri. Ini kebahagiaan. Artinya masyarakat masih peduli. Tugas kita sekarang: pertahankan,” kata Iwan.
Ia mengingatkan, kebakaran hutan di daerah lain sudah menimbulkan kerugian besar, mulai dari gagal panen, ISPA, sampai aktivitas lumpuh karena kabut asap.
10 Jurus Cegah Karhutla Dibongkar Tim TNI
Dalam penyuluhan, warga dibekali materi praktis:
1. Kenali musuhnya: Penyebab karhutla 90% karena ulah manusia – bakar lahan
2. Waspadai titik rawan: Lahan kering, semak, kebun, pinggir hutan
3. Deteksi dini*: Lihat asap tipis, ada titik panas, langsung lapor ke Babinsa, Pekon, BPBD
4. Padamkan cepat: Kalau api masih kecil, bisa dipadamkan. Utamakan keselamatan
5. Sekat bakar*: Bikin pembatas agar api tidak merambat
6. Jangan main api: Ada sanksi pidana dan denda miliaran bagi pembakar hutan sesuai UU
“Peran masyarakat kunci. Bapak ibu adalah mata dan telinga kami di lapangan,” pungkas Iwan.
Kegiatan yang diikuti ratusan warga dan pelajar ini berakhir pukul 10.50 WIB. Antusiasme tinggi terlihat saat sesi tanya jawab.
Dengan penyuluhan ini, TNI berharap kebiasaan lama “bakar lahan biar cepat bersih” bisa berubah menjadi “jaga lahan biar anak cucu sejahtera”.
![]()
